01
Apr
08

Diskusi Harga Desain

Dalam pengalaman saya sebagai freelance designer harga desain adalah satu-satunya variable yang sangat sulit untuk ditentukan. Kalo saya patok terlalu tinggi klien bisa pergi mencari desainer lain, kalo terlalu rendah klien senang tapi saya merasa terjebak dalam kontrak kerja ujung-ujungnya kerja gak ikhlas :(
Dalam penetapan harga desain ada satu hal yang harus diperhatikan yaitu jujur pada diri sendiri. Layakkah desain saya dihargai sebesar ini? untuk memahami “kelayakan anda” anda bisa melihat hasil-hasil karya desainer lain, tukar informasi dengan teman sesama desainer dan biasanya untuk bisa menetapkan harga desain saya buka forum-forum diskusi yang membahas mengenai harga desain.

Berikut beberapa cuplikan diskusi yang saya dapat dari kaskus.com untuk anda sebagai bahan pertimbangan untuk menetapkan harga desain anda.

- kalo design kaos dapet bayaran berapa ya?
buat pemula 50rb/desain, kalo dah lumayan minimal 300rb ato lebih

- klo buat brosur mah paling klo gau paling tinggi nyampe 500rb per desain + 3 alternatif.

- maskot gue bisa kasih ampe 3,5 jutaan

- brosur menurut gue 500 rb itu standar kalo bisa charge ampe 750 ampe 1 juta juga oke

- biar gak rugi kalo mau design brosur gitu chargenya per halaman bos
misal 1 halaman 350 ribu berarti kalo bolak balikyah bayar 600 rb

- klo buat brochure skitar 750an keatas, klo client-nya middle.
Corp identity mulai 4jt’an. Poster mulai dari 2.5 ampe 3jt.

- kalo 80 rb bikinnya cuma sejam teru sgak ada revisi yah mungkin masih okelah
Tapi kalo dengan 80 rb masih bawel juga menurut gue jangan diambil jobnya
kalo menurut gue bikin spanduk gotu minimal 250 ampe 500 rb an lah

- logo dan stationery antara 3 - 6 juta brosur antara 450rb ampe 1,5 juta
kalo desain buku gitu kita2 perhalaman gue charge 150 rb ampe 200 rban lah
packaging gue chargenya 750 - 2juta (tapi setahu gue packaging itu banyak
orang bilang harus paling mahal minimal kepala 2)

- anniversary cardnya tergantung halaman charge aja perhalaman 350 rb jadi kalo desainnya lipet2 yah kali 4 aja berarti 1,5 jutaan kira2 notepad kasih aja antara 500 rb ampe 1 juta (kalo desainnya simple mungkin 1 juta agak mahal)

kalo agenda lo mesti charge per halaman khan beda2 tiap halaman)
mousepad sama lah kira2 harganya
kalo stationery (kartu nama, kop surat, amplop) kasih aja 1-2 jutaan)
harga di atas gak termasuk illustrasi dan photography atau stock images
berarti total 5 jutaan kira2 naikkin aja sedikit buat di tawar

- Logo : tergantung deh… untuk komersil minimum 1jt… sampai yg paling tinggi sekitar 25jt (sayangnya gw msh kerja sama orang lain) :o
Untuk logo non-komersil (misalnya buat teman)… yah 500rb jg dah ok… yg penting gak bawel ajah…

- Leaflet & poster : 750rb s/d 1,5jt

- Labels (food & beverage) : 5 s/d 10jt

- Banners (horizontal, vertical, x-banner, dll) : 750rb s/d 1,2jt

- Standar harga desain yang benar biasanya menggunakan rumus
(10-20% ongkos produksi = biaya desain) alias ongkos produksi+10-20%= biaya keseluruhan

- bikin flyer jg pernah..cuma modal ganti poto doank..gua pasang harga 300rb/flyer..nah ini nih yg kynya agak kemurahan..
jadi merasa rugi :( :( gua dnger2 org ini biasa bikin flyer gt bisa 1,5jt/flyer..
giling..gua pasang harga cuma 1/5 nya..pantes ga pake nawar2 waktu itu.. :(

- bikin album wedding juga pernah..200rb/album isi 20hlm (10 sheet)

- desain 6 halaman per page @ 250rb apabila 60 halaman kita charge per page @150

Diskusi diatas bukan patokan harga mati tapi setidaknya kita mendapat informasi tambahan “ada juga yang dibayar segitu!”. Dari situ kita bisa memperhitungkan harga desain yang akan kita tetapkan disesuaikan dengan kelas klien (Hi/Mid), tipe klien (rese/santai) dan variabel-variabel lain yang bisa anda ambil untuk menetapkan harga desain anda. Namun hati-hati terjebak antara rasional dengan ekspetasi, harus tetap berprinsip win-win solution agar hubungan anda dan klien tetap terjalin dengan baik.

Bagi para pembaca dimohon komentar dan masukan harga desain yang pernah anda buat dan yang biasa anda tetapkan. Semoga ditempat ini bisa menjadi tempat berbagi informasi harga desain, membantu mereka yang baru memulai karir sebagai desainer dan memberikan pemahaman kepada para calon klien atau perusahaan untuk lebih menghargai desain. Salam.

Donny Rahman | Freelance Designer +622199834319


8 Tanggapan ke “Diskusi Harga Desain”


  1. 1 efinurhandari April 14, 2008 pukul 11:20 am

    wah, klo di bali mah utk freelancer grafic designer ratenya under than Jakarta kali :-(

  2. 2 Harry April 29, 2008 pukul 9:00 pm

    paling paling cuma harga minimnya yang bisa dipatok selebihnya seh tergantung klien nya

  3. 3 Rama Juni 19, 2008 pukul 2:09 am

    Wah, kalo di jogja koq jauh dibawah yang disebutin yoooo…. apa da jobs nih buat ane, bagi jobs boleh juga tuh.

  4. 4 bobby Juli 19, 2008 pukul 10:52 pm

    waw web yang bergelora! mantap!

    salam kenal mas don,

    sekedar info aja, kebingungan desainer2 di indonesia dalam menentukan fee design berakar pada ketidakpastian dari pemerintah yang mengurusi keprofesian bidang pekerjaan masyarakatnya,
    juga hilangnya arah dari kelompok asosiasi desain di indonesia, maka terjadilah timpang “imbalan” yang dihasilkan dari apresiasi klien di indonesia.
    dan harus diakui jg masyarakat indonesia belum siap menerima “desain”, makanya banyak angka yang terlampau jauh dari prediksi fee design.

    o ya, satu lagi ada jg beberapa usaha yang menarwarkan produk nya dengan “jasa desain” GRATISS
    itu dia P.A.R.A.H! itulah orang2 yang menghancurkan fee design yang dibahas di atas, sangat menyepelekan keprofesian dan mengacaukan persepsi publik terhadap desain. kill all the bitches!

    dari angka 0-jutaan-milliar, semua samar, yang bisa menentukan adalah semangat dan percaya diri sebagai desainer, meyakinkan dan mengedukasi klien merupakan salah satu kunci penghargaan as an designer. so hell yeah! screw with the gov! gas terus mas don!

  5. 5 donnyrahman Juli 20, 2008 pukul 2:11 pm

    Saya sangat setuju dengan mas bobby, minimnya penghargaan atas desain dan maraknya jasa desain gratis tentu saja semakin menyudutkan para desainer yang ada. Tapi mungkin juga menjadi situasi penyeimbang atau seleksi alam bagi para desainer untuk lebih kreatif tidak saja dari segi karya tapi mencari peluang…Bayangkan kalo profesi desain dihargai mahal dengan mudah, saya jamin 90% orang Indonesia banting stir jadi desainer…orang Indonesia kan oportunis wak.wak.wak..

    Pemerintah sudah tidak perlu dipertanyakan lagi, cobalah anda masuk ke lingkungan pemerintah. Disana anda akan dihadapkan dengan orang-orang yang penuh birokrasi dan kkn…desain logo pemerintahan saja bisa dibikin proyek korupsi sama mereka…payah abisss.

    Oiya tambah satu lagi! Beberapa pekan yang lalu saya mendatangi kantor dinas pariwisata kota Jakarta..Disana saya lihat diantara kurang lebih 10 meja yang ada hanya ada satu atau dua meja yang dipakai..Dipakai ngobrol & makan-makan dengan temen-temannya! Yaaah setidaknya ada juga orang yang berkutat sibuk didepan komputernya…SIBUK MAIN SOLITAIRE..Hallllaaaahhh.

  6. 6 bobby Juli 20, 2008 pukul 10:44 pm

    brotha don rahman, comment yang mengerikan jg main solitaire haha kalo gitu dinas sosial nya maen petak umpet antar meja hahahaha

    “kreatif tidak saja dari segi karya tapi mencari peluang…”

    peluang pasti sangat banyak tersedia, tapi gimana kalo peluang itu dibentuk sama kultur yang menyepelekan profesi desain? waaa makin banyak aja curhat fee design di web,
    but, i’m dig with your comment, crystal clear that we also have to be creative in that area too.
    respect!

  7. 7 donnyrahman Juli 21, 2008 pukul 1:08 pm

    Wah kayaknya memang seperti itu di dinas sosial bro hahaha…

    “Peluang pasti sangat banyak tersedia, tapi gimana kalo peluang itu dibentuk sama kultur yang menyepelekan profesi desain?”

    Kalo pendapat saya pribadi, kita jangan takut! kan masih “bagaimana”. Kata “bagaimana” itu lebih ke dunia yang kita ciptakan sendiri. hehe.

    Kultur yang ada memang akan sulit dirubah namanya aja kultur jadi tidak perlu berharap banyak dari kultur yang ada. Tapi yakin deh mas kulturnya tidak semuanya menyepelekan profesi desain, masih banyak kok perusahaan yang masih menghargai desain. Selama bisa menunjukkan hasil karya yang sesuai/melebihi harapan klien (karya bagus belum tentu sesuai harapan klien) dan menunjukkan attitude yang sesuai dengan harga yang kita patok, ada kok yang mau bayar desain kita mahal ^_^

    Oiya bicara tentang attitude ini yang sering terlewatkan anak-anak desain, kadang ada beberapa perusahaan yang tidak mengerti dengan cara berpakaian kita hahaha. Jadi kalo menghadapi klien sebaiknya pake pakaian yang aman-aman aja dalam arti kata rapi dan kalaupun santai tapi kereen hehe.

    Saya pernah ketemu klien yang “high class” naah hari itu saya bawa rekan arsitek sesuai permintaannya dia. Gila man seharian ber”tiga” gak sedikitpun gua dilirik “DICUEKIN ABISSS” awalnya sih saya marah-marah & mengumpat-ngumpat tapi setelah dipikir-pikir mungkin ada yang salah dengan penampilan saya, saat itu rekan saya lebih keren, cara bicaranya lebih meyakinkan sesuai dengan kelasnya klien kali ya, dan satu lagi LEBIH GANTENG huahuahua……. Tapi inti dari cerita diatas adalah ada hal-hal yang harus diperhatikan oleh para desainer selain hasil karyanya yaitu first impresion. Kadang itulah yang menentukan dibayar mahal atau tidaknya desain kita. hehe

    Sorry kalo ada salah kata & persepsi..mohon masukannya.

    Thanks

  8. 8 bobby Juli 21, 2008 pukul 5:59 pm

    sangat setuju, kalo bahasa kami : gaya nomer satu!!!! hahaha
    first impression, kalimat yang tepat sekali bwt kunci dapetin fee design yang diharapkan!

    salute!

Tinggalkan Balasan




 

April 2008
S S R K J S M
« Mar    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Blog Stats

  • 7,744 hits